Doa Umroh Sesuai Sunnah

doa umroh, tata cara umroh
doa umroh, tata cara umroh
Doa umroh setidaknya harus diketahui oleh para calon jamaah umroh . Karena umroh adalah ibadah khusus, karenanya doa umroh juga khusus.

Sama seperti ibadah lainnya, umroh yang merupakan ibadah sunnah ke Tanah Suci juga memiliki doa-doa khusus. Adapun doa-doa umroh ini dipanjatkan ketika kita sedang umroh. Selain doa-doa secara umum, ada doa khusus yang wajib dan harus dibaca ketika kita sedang berumroh.

Dilansir dari rumaysho.com, berikut ini panduan doa umroh sesuai sunnah yang harus kita tahu dan persiapkan. Khususnya bagi Anda yang saat ini tengah merencanakan umroh dalam waktu dekat.

Doa umroh sesuai sunnah Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam

Tata cara umroh dan doa umroh adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Nah, ketika kita ingin tahu doa umroh, maka secara tidak langsung kita juga harus tahu tata cara umroh tersebut juga. Hal ini tak lain karena keduanya saling berkaitan. Doa yang dibaca runtut sesuai dengan tata cara umroh. Adapun urutan dari tata cara dan doa yang dibaca antara lain:

  1. Sebelum berumroh dianjurkan untuk mandi sebagaimana mandi junub kemudian memakai wangi-wangian dan menggunakan pakaian ihram. Perlu diketahui, pakaian ihram antara laki-laki dan perempuan berbeda. Bagi laki-laki menggunakan 2 lembar kain ihram, dan wanita yang menutupi seluruh tubuh namun tidak diperkenankan menggunakan sarung tangan atau niqab.
  2. Berihram dari miqat dengan mengucapkan لَبَّيْكَ عُمْرَةً
    labbaik ‘umroh” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umroh)
  3. Jika memiliki kekhawatiran jika tidak bisa menyelesaikan umroh karena ada halangan seperti sakit dan lain sebagainya, maka setelah doa diatas boleh mengucapkan,

اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي

Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku).
Jika mengucapkan kalimat persyaratan diatas, maka jika ada halangan dalam ibadah baik haji ataupun umroh, dirinya dipbolehkan tahallul tanpa wajib membayar dam.

  1. Ketika berihram tidak ada alat khusus, namun jika bebarengan dengan waktu shalat wajib, baiknya shalat dulu kemudian berihram sekemudian shalat.
  2. Perbanyak bacaan talbiah yang dikeraskan bagi laki-laki, dan dilirihkan bagi perempuan sampai dirinya tiba di Makkah.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu,  aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

  1. Jika waktunya memungkinan, sebelum sampai kota Makkah kita dianjurkan untuk mandi
  2. Ketika masuk ke Masjidil Haram, dahulukan kaki kanan dan baca doa masuk masjid

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.

  1. Berjalanlah menuju Hajar Aswad sambil membaca takbir “Allahu Akbar” atau dengan membaca “Bissmillah Allahu Akbar” sambil menghadap dan mengusapnya dengan tangan kanan kemudian mencium tangan yang mengusap Hajar Aswad. Jika dirasa tidak memungkinkan untuk mengusap, Anda bisa memberi isyarat dengan tangan tapi tidak sampai mencium tangan. Lakukan ini setiap putaran saat thawaf.
  2. Mulailah thawaf umroh dari Hajar Aswad sampai ke Hajar Aswad 7 putaran dengan lari kecil 3 putaran awal dan berjalan biasa di 4 putaran selanjutnya.
  3. Disunnahkan mengusap Rukun Yamani disetiap putaran thawaf tapi tidak dianjurkan untuk menciumnya. Jika tidak memungkinkan, tidak perlu mengisyaratkannya dengan tangan.
  4. Disunnahkan membaca doa umroh ketika berada diantara Hajar Aswad dan Rukun Yamani,

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201)

  1. Ketika thawaf tidak ada bacaan dzikir tertentu selain disebutkan diatas dan dibolehkan membaca dzikir atau Al-Quran yang disukainya.
  2. Setelah thawaf lantas menutup dua pundaknya kemudian berjalanlah ke maqam Ibrahim sambil membaca,

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125).

  1. Di belakang maqam Ibrahim, shalatlah shalat sunnah thawaf 2 rakaat. Rakaat pertama membaca surat pendek Al- Fatihah dibarengi Al-Kaafirun dan rakaat selanjutnya dibarengi dengan Al-Ikhlas.
  2. Disunnahkan minum air zam-zam dan menyiraminya dengan air tersebut.
  3. Kembali ke Hajar Aswad, bertakbir, lalu mengusap dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan bisa dengan isyarat.
  4. Laksanakan sai umroh dengan menuju ke Bukit Shafa. Setelah dekat, bacalah,

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

Innash shafaa wal marwata min sya’airillah”  (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah) (QS. Al Baqarah: 158). Lalu mengucapkan,

نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ

Nabda-u bimaa bada-allah bih”.

  1. Naiki Bukit Shafa kemudian hadapkan tubuh ke Kakbah sampai melihatnya jika memungkinkan. Kemudian bacalah,

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ  (3x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x)

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”

  1. Baca doa umroh diatas 3x dan diantara pengulangannya berdoalah dengan doa apasaja yang diinginkan.
  2. Turun dari Shafa lalu menuju ke Marwah
  3. Disunnahkan berlari kecil, cepat namun sungguh-sungguh antara dua tanda lampu hijau yang ada di Mas’a bagi laki-laki. Kemudian setelahnya berjalan biasa hingga sampai Marwah kemudian naikilah.
  4. Seketika sampai di Marwah, lakukan seperti yang dilakukan di Shafa.
  5. Lakukan hal diatas sampai 7 kali putaran dengan berakhir di Marwah.
  6. Ketika sa’I tidak ada dzikir atau doa tertentu, jadi boleh membaca doa yang diinginkan.
  7. Atau jika ingin membaca doa, bisa membaca doa ini,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ

Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” (Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah), tidaklah mengapa  karena telah diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud dan ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa’i.

  1. Setelah selesai kemudian bertahallul baik memendekkan seluruh rambut kepala atau bisa dengan mencukur sampai gundul bagi laki-laki. Sedangkan bagi wanita cukup dengan memotong rambutnya sepanjang 1 ruas jari.

Itulah diatas doa umroh yang dibaca dan harus diamalkan. Setelah selesai bertahallul, maka kita lantas kemudian dibolehkan untuk mengerjakan hal yang tadinya dilarang dalam keadaan ihram.

doa umroh, tata cara umroh
Salah satau persiapan untuk umroh adalah panduan doa umroh sesuai sunnah yang harus kita tahu dan persiapkan. Khususnya bagi Anda yang saat ini tengah merencanakan umroh dalam waktu dekat

Info Lebih Lanjut untuk Haji dan Umroh Silahkan Menghubungi  :

Kantor Agen Bogor Timur :

RWPGrup Indonesia

Jl. Sukajaya I No.17, Jl. Raya Tajur – Bogor, Jawa Barat

(Pangkalan Ojeg Sukajaya I, disebelah Pool Bus Lorena/POM Bensi Lorena, lalu Kawasaki Motor)

Telp. : 0251 – 833 03 25

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ngobol yuk