Persyaratan Membuat Paspor untuk Umroh

paspor umroh, syarat paspor umroh, cara buat paspor umroh
paspor umroh, syarat paspor umroh, cara buat paspor umroh
Paspor merupakan salah satu kelengkapan kewarganegaraan jika Anda ingin berkunjung ke luar neger. Termasuk ketika Umroh, silahkan pelajari persyaratan membuat paspor untuk umroh

Persyaratan membuat paspor untuk umroh di Indonesia sangatlah mudah. Jauh-jauh hari sebelum berangkat umroh paspor sudah ada di tangan Anda. Paspor merupakan salah satu syarat utama agar bisa menunaikan ibadah umroh di tanah suci. Paspor adalah benda yang wajib selalu dibawa saat pemeriksaan di bandara jadi, setiap calon umroh harus memilikinya.

Jika ingin mengurus paspor Anda harus mengetahui cara beserta persyaratan bagaimana membuat paspor umroh. Persyaratan membuat paspor untuk umroh juga tidak sulit Anda dapatkan. Sedangkan, untuk membuatnya ada dua cara yang bisa Anda pilih yakni, membuat paspor dengan cara offlines atau onlines. Keduanya memiliki syarat yang sama.

Cara dan Persyaratan Membuat Paspor untuk Umroh Online

Telah kita ketahui jika Dirjen Imigrasi memiliki pelayanan pembuatan paspor menggunakan sistem online guna mempercepat dalam memproses pembuatan paspor, dan untuk melakukan pendaftaran paspor online Anda bisa lakukan langkah-langkah dengan benar.

Untuk langkah pertama yang harus dilakukan pada saat membuat paspor secara online adalah dengan melakukan pendaftaran diri pada website www.imigrasi.go.id . Selanjutnya, Anda tinggal klik menu pada Layanan Paspor Online di menu pada halaman utama. Sesudah itu pilih menu pada layanan paspor online.

Kemudian langkah selanjutnya adalah pilih menu yang disediakan yakni, Pra Permohonan Personal. Sesudah itu, calon jamaah umroh harus memenuhi persyaratan membuat paspor untuk umroh dengan mengisi semua data yang dibutuhkan secara online. Untuk pengisian form Anda dapat mengunduhnya terlebih dahulu.

Pada pengisian nama yang hanya 2 suku kata Anda diharuskan menambah menjadi 3 suku kata, bisa menggunakan nama suami, istri, atau nama orang tua dengan menyesuaikan di KK. Selanjutnya, pastikan alamat email aktif untuk melakukan konfirmasi permohonan yang dikirim apa akun email Anda. Setelah terverifikasi maka lanjutkan dengan mengupload scan.

Hasil scan yang diupload adalah KK, KTP, dan Akta Ijazah/Kelahiran/ Surat Nikah. Jika proses pendaftaran paspor umroh online telah berhasil jangan lupa untuk download dan print bukti tanda terima pada email Anda. Lalu, bawalah semua syarat dan tanda bukti ke kantor imigrasi hingga berhasil memiliki paspor untuk tujuan umroh.

Paspor untuk Umroh, Cara Buat Paspor Online
paspor adalah identias warga negara yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, yang mana paspor ini bisa digunakan berkali-kali selama masa berlakunya masih ada

Cara dan Persyaratan Membuat Paspor untuk Umroh offline

Apabila Anda lebih memilih mengurus paspor offline, langsung saja mendatangi Kantor Imigrasi yang terdekat dengan membawa dokumen asli. Setelah itu, Anda bisa membeli form isian kemudian menyerahkan seluruh dokumen ke petugas keimigrasian. Nah, untuk cara dan persyaratan membuat paspor untuk umroh online Anda bisa lihat yang berikut ini.

  1. KTP (Kartu Tanda Penduduk) asli beserta fotokopi 1 lembar
  2. Kartu Keluarga (KK) yang asli dan juga fotokopi 1 lembar
  3. Surat nikah/Akte kelahiran/ijasah yang asli dan fotokopi 1 lembar
  4. Paspor lama yang asli (untuk perpanjangan paspor) dan fotokopi cukup 1 lembar.
  5. Surat Rekomendasi tertulis jika ia seorang karyawan BUMN, PNS, dan TNI/Polri
  6. Bawa juga surat rekomendasi biro perjalanan umroh

Surat rekomendasi dari biro umroh ada dua yakni, satu surat rekomendasi yang menyatakan dengan benar bahwa orang yang bersangkutan telah mendaftar untuk berangkat umroh. Pada surat yang kedua adalah penjamin yang diperoleh dari biro/agen perjalanan umroh. Berdasarkan bentuknya kedua surat sama hanya beda judul saja.

Selanjutnya, jika semua syarat di atas sudah lengkap calon jamaah bisa langsung mendatangi kantor imigrasi yang terdekat dengan membawa map berwarna hijau dan juga sebuah materai Rp. 6000 yang juga tersedia di sana. Sesudah itu, Anda tinggal masukkan semua dokumen baik asli atau yang fotocopy dengan memasukkannya pada map hijau.

Saat berada di kantor imigrasi Anda akan diminta memenuhi persyaratan membuat paspor untuk umroh untuk mengisi form. Form tersebut berisi pertanyaan yang mudah untuk dijawab seperti, nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, negara tujuan, serta apa yang menjadi tujuan Anda pergi ke sana.

Khusus bagi calon jamaah umroh maka untuk data isian di bagian nama wajib berisi menggunakan 3 (tiga) suku kata dan tanpa menggunakan gelar. Namun, apabila nama Anda hanya terdiri dari 2 suku kata saja maka, Anda diminta untuk menuliskan sebuah suku kata dari nama ayah Anda. Setelah diisi lalu serahkan kepada petugas.

Setelah itu tunggulah sampai ada surat pengantar yang menunjukkan ajuan paspor Anda telah lolos verifikasi. Nantinya, petugas imigrasi akan menyerahkan surat pengantar tersebut ke seorang petugas administrasi yang ada di front office. Sesudah itu, Anda akan diminta untuk menukar nomor antrian berkode C.

Nomor berkode C tersebut akan Anda gunakan untuk melakukan proses pembayaran yang mana Anda akan dikenai biaya sebesar Rp. 255.000,-. Biaya yang sama juga dikenakan pada sistem online. Selanjutnya Anda akan diminta berfoto untuk paspor. Persyaratan membuat paspor untuk umroh memang harus ada foto diri sebagai syarat yang wajib ada.

Setelah Anda melakukan foto kemudian lakukan pembayaran sedangkan, bagi Anda yang menggunakan cara membuat paspor online, Anda dapat langsung menuju ke lokasi pengambilan foto beserta sidik jari. Di waktu pengambilan foto Anda harus memenuhi persyaratan membuat paspor untuk umroh dengan melepaskan seluruh atribut.

Seluruh atribut tersebut adalah yang melekat pada kepala yang harus dilepas seperti misalnya, softlens, kacamata, peci, dll dan kecuali jilbab khusus calon jamaah perempuan. Selanjutnya, sesudah proses pengambilan foto beserta sidik jari selesai, Anda akan diminta menunggu panggilan guna melakukan tahap sesi wawancara.

Biasanya, untuk wawancara paspor dilakukan di meja wawancara dengan pertanyaan seputar negara tujuan yakni Arab Saudi dan juga pertanyaan mengenai tujuan pembuatan paspor yakni melaksanakan ibadah umroh. Selanjutnya Anda akan diminta menunjukkan beberapa dokumen asli.

Dokumen asli tersebut adalah poin-poin yang sudah kita bahas pada persyaratan membuat paspor untuk umroh di atas yakni, berupa KK, KTP, Ijazah, surat nikah dan lain-lain. Setelah itu, jangan lupa untuk meneliti kembali semua kecocokan data sebelum menandatangani buku paspor.

Tips saat lakukan sesi wawancara membuat paspor

Tips, bagi pemohon jangan ragu saat melakukan sesi wawancara. Jawablah dengan tegas tanpa kelihatan ragu-ragu. Jika Anda terlihat ragu dalam menjawab, petugas wawancara berhak untuk melakukan penangguhan permohonan paspor. Hal ini untuk mengantisipasi petugas agar mendapatkan data perihal identitas yang asli sesuai jati diri pemohon.

Akan tetapi bagi pemohon yang telah memenuhi persyaratan membuat paspor untuk umroh dengan benar Anda tinggal menunggu petugas untuk meneliti lebih lanjut. Sedangkan, bagi pemohon yang dibuktikan melakukan pelanggaran keimigrasian maka, dengan cepat pemohon paspor akan ditolak.

Bagi anda yang berhasil mendaftar paspor Anda tinggal menunggu waktu pengambilan paspor seusai wawancara setelah dipastikan data yang Anda benar-benar valid. Sesudah itu, tinggal menunggu paspor jadi paling lama empat hari kerja.

Info Lebih Lanjut untuk Haji dan Umroh Silahkan Menghubungi  :

Kantor Agen Bogor Timur :

RWPGrup Indonesia

Jl. Sukajaya I No.17, Jl. Raya Tajur – Bogor, Jawa Barat

(Pangkalan Ojeg Sukajaya I, disebelah Pool Bus Lorena/POM Bensi Lorena, lalu Kawasaki Motor)

Telp. : 0251 – 833 03 25

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ngobol yuk